Bagaimana Van Persie dinilai

7-van-persie-fenerbahce

Robin Van Persie kembali ke daratan Inggris untuk pertama kalinya sejak kepergiannya dari Manchester United ketika Fenerbahce menghadapi Celtic di ajang Liga Eropa hari Kamis ini.

Mantan penyerang Arsenal ini melengkapi kepindahannya ke runner up Turki ini bulan Juli lalu, menandatangani kontrak 3 tahun dan mengakhiri 11 tahun karirnya di Liga Primer Inggris.

Jadi bagaimana performa Van Persie di Fenerbahce? Dua bulan sejak hengkang dadri United, kami menilai awal hidupnya di Turki.

Bahkan dengan standar Turki, kedatangan Van Persie di Istanbul merupakan kejadian luar biasa. Ribuan fans Fenerbahce membanjiri kota dan mendekati pemain Belanda ini setelah dia mendarat di bandara Sabhia Gokcen di Istanbul, dan Van Persie juga memuji kerumunan tersebut.

“Yang saya lihat sangat luar biasa,” katanya. “Saya harap saya bisa membuat anda bahagia. Sebuah kehormatan untuk saya bisa melihat anda di sini, dan semoga saya bisa membuat anda senang.”

Proses pengenalan dirinya di stadion Sukru Saracoglu juga bahkan memikat perhatian lebih besar lagi dua hari setelahnya. “Saya menjanjikan anda satu hal – saya akan melakukan apa pun dengan kekuatan saya untuk membantu Fenerbahce memenangkan banyak trofi untuk membuat anda senang,” tambahnya.”

Rupanya, optimisme yang ada saat kedatangan Van Persie berbanding terbalik ketika mereka tesingkir dari Liga Champions di babak play off menghadapi Shakhtar Donetsk.

Pemain Belanda ini melewatkan peluang emas mencetak gol di menit akhir setelah bermain sebagai pemain pengganti untuk debutnya dalam leg pertama yang berakhir tanpa gol, dan dia bahkan tidak masuk dalam skuad ketika mereka kalah di leg berikutnya 3-0 di Ukraina.

Eren Sarigul, editor Turkish Football, mengikuti progers Van Persie dengan seksama. “Van Persie baru bergabung dengan Fenerbahce di akhir persiapan pra musim dan memainkan sedikit peran dalam pertemuan mereka dengan Shakhtar.

Akan tetapi, Van Persie membantu mereka masuk ke Liga Eropa ketika mencetak gol pertamanya bersama Fenerbahce dengan sentuhan pertamanya setelah masuk sebagai pemain pengganti di babak play off menghadapi tim Yunani Atromitos. Dia juga menambahkan catatn tersebut ketika mencetak gol di ajang liga dalam hasil imbang 1-1 menghadapi Rizepor, yang langsung diikuti dengan empat pertandingan tanpa gol.